Kronologi Pembegalan Kurir Paket di Astana Anyar: “Pelaku Pura-Pura Berteduh Sebelum Menodong”

Krismanto - 3 Mei 2026

TOP JABAR – Nasib malang menimpa seorang kurir paket bernama Hassan saat sedang menjalankan tugasnya di wilayah Astana Anyar, Kota Bandung, pada Minggu siang. Ia menjadi korban pembegalan saat kondisi cuaca sedang hujan lebat.

Peristiwa bermula saat Hassan sedang dalam perjalanan mengirimkan paket dari arah Maksudi menuju Haji Tokpek. Di tengah perjalanan, hujan turun dengan sangat deras, memaksa Hassan untuk menepi dan berteduh di bawah kanopi sebuah rumah warga.

Tak lama berselang, datang dua orang berboncengan satu motor yang juga berpura-pura berteduh. Rupanya, mereka tidak sendirian; satu motor lain dengan dua orang rekan pelaku menyusul di belakang.

“Awalnya pelaku diam, pura-pura neduh. Salah satu pelaku sempat mendekat dan bertanya apakah saya punya plastik untuk melindungi HP-nya agar tidak basah. Saya jawab tidak punya,” ujar Hasan.

Setelah bertanya, pelaku kembali ke arah rekan-rekannya. Namun, tak disangka pelaku justru mengeluarkan senjata tajam berupa pisau dan langsung menodongkannya ke arah perut korban.

Dalam situasi terdesak, korban mencoba menghindar dan mundur. Pelaku sempat berusaha menusuk hingga nyaris mengenai bahu korban. Akibat menghindari serangan tersebut, korban terjatuh, yang kemudian dimanfaatkan pelaku untuk membawa kabur motor beserta tas berisi paket kiriman.

Total ada 13 paket yang dibawa kabur, dengan rincian 12 paket berada di dalam tas (keranjang) motor dan satu paket di luar. Isi paket tersebut beragam, mulai dari dokumen hingga pakaian.**

Loading

TERKAIT:

POPULER: