Wanita Jadi Korban Kekerasan di Jalan Pandanwangi, Cileunyi, Ayah Korban Angkat Bicara
Krismanto - 23 Desember 2024

Breaking News:
Wakil Ketua DPR RI Puji Transformasi Lahan Desa Sukamenak: Bukti Nyata APBN Membangun dari Desa
Waspada Lonjakan Harga, Cucun Ahmad Syamsurijal Desak Pemkab Bandung Proaktif Kendalikan Inflasi
Grand Final Duta Pajak 2026 Kabupaten Bandung, Dorong Milenial Jadi Agen Edukasi Pajak Daerah
Kasus Emeralda Resort Memanas! Pengembang Akui Tuntutan Baru dari Konsumen
Janji Tinggal Janji, Ratusan Pembeli Perumahan Emeralda Resort Merasa Tertipu
Krismanto - 23 Desember 2024

TOP JABAR – Insiden kekerasan terjadi di Jalan Pandanwangi, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung pada Minggu, 22 Desember 2024 malam. Korban, seorang wanita muda yang saat itu menjadi penumpang ojek daring, mengalami luka serius akibat tindakan kekerasan yang dilakukan oleh sejumlah pelaku tidak dikenal.
Inayah, ayah korban, mengungkapkan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 21.00 WIB. Korban baru saja tiba dari Cirebon dan memesan ojek daring menggunakan aplikasi.
Saat dalam perjalanan, korban mendadak dikejar oleh empat motor yang ditumpangi beberapa orang.
“Saat itu tangan anak saya ditarik oleh salah satu pelaku. Akibatnya, kepala anak saya terluka parah,” tutur Inayah. Senin, 23 Desember 2024.
“Beruntung, seorang pengendara mobil yang melintas memberikan bantuan dengan membawa korban ke sebuah klinik setempat,” ujarnya.
Dari kejadian tersebut, kondisi korban yang serius membuatnya harus dirujuk ke Rumah Sakit Al-Islam Bandung untuk penanganan lebih lanjut.
Hasil CT scan menunjukkan tidak adanya gegar otak, meskipun terdapat luka serius di bagian kepala.
“Alhamdulillah, tidak gegar otak, tapi tetap ini harus diusut tuntas,” jelasnya.
Inayah menegaskan dirinya tidak berniat memperpanjang konflik, namun berharap ada tanggung jawab dari pihak-pihak terkait, termasuk driver ojek daring yang mengantar anaknya.
“Saya tidak mau ribut, tapi ini harus ada penyelesaian dan tanggung jawab,” katanya.
Ia juga mengimbau agar pihak berwajib segera mengusut kasus ini dan menangkap para pelaku.
“Anak saya tidak punya salah apa-apa. Ini harus jadi perhatian, agar tidak ada korban berikutnya,” tambahnya.
Saat ini, kondisi korban masih dalam pemulihan di Rumah Sakit Al-Islam. Keluarga berharap penanganan medis berjalan lancar, dan kasus ini mendapat perhatian serius dari pihak berwajib.***
![]()