Cegah Keracunan MBG, Farhan: SPPG Bermasalah, Sikat!

Dedi Junaedi - 18 September 2026

TOP JABAR, Kota Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memperketat pengawasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyusul temuan persoalan pada sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memberi peringatan keras kepada seluruh SPPG agar disiplin menjalankan standar operasional, terutama terkait kebersihan, keamanan pangan, pengelolaan sampah, dan penempatan makanan.

Saat ini, tiga SPPG masuk pengawasan khusus, yakni satu di Kecamatan Mandalajati dan dua lainnya di Kecamatan Lengkong.

Farhan menegaskan, ketiga SPPG tersebut diberi waktu dua pekan untuk berbenah. Evaluasi akan dilakukan pada 27 September 2026.

“Kalau buat saya sekarang sebelum ada kejadian kita cegah duluan. Jadi pengelolaan sampahnya jelek, sikat. Pengelolaan food safety-nya jelek, sikat. Tidak langsung ditutup. Kita paksa untuk diperbaiki,” ujar Farhan di Balai Kota Bandung, Senin (14/9/2026).

Baca Juga :

Polisi Ringkus Pelaku Pembunuhan Jasad Perempuan dalam Kardus di Bandung

Namun, jika tidak ada perbaikan dan kondisi dinilai berpotensi menimbulkan masalah, Pemkot Bandung memastikan tidak akan ragu menghentikan operasional SPPG tersebut.

“Kalau perbaikannya enggak ada, menimbulkan masalah, ya kita tutup,” tegasnya.

Pemkot Bandung menyatakan dukungan penuh terhadap program MBG melalui pengawasan lintas instansi, tanpa mengambil alih pengoperasian SPPG.

Farhan menegaskan, keberhasilan MBG bukan sekadar soal makanan tersalurkan, tetapi memastikan makanan yang diterima siswa aman dan berkualitas.* (red/PRFM)

TERKAIT:

POPULER: