Paman Wapres Gibran Pingsan Usai Purnabakti di MK, Ngaku Kelelahan & Kurang Tidur
Krismanto - 14 April 2026

Krismanto - 14 April 2026

TOP JABAR, Jakarta – Suasana khidmat prosesi wisuda purnabakti di Mahkamah Konstitusi mendadak berubah tegang.
Mantan Hakim Konstitusi, Anwar Usman, dilaporkan pingsan sesaat setelah menyelesaikan seluruh rangkaian acara perpisahan di Ruang Sidang MK, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2026).
Paman dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka itu terlihat kehilangan keseimbangan saat hendak menuju lobi gedung. Tubuhnya mendadak melemah hingga terjatuh, sehingga harus segera dibopong oleh kolega dan petugas ke ruang medis untuk mendapatkan penanganan darurat.
Setelah mendapatkan perawatan dan kondisinya berangsur membaik, Anwar Usman mengungkapkan penyebab dirinya pingsan. Ia mengaku mengalami kelelahan ekstrem akibat kurang tidur.
“Kurang tidur, sampai subuh begadang. Saya biasa lagi nonton podcast, kan habis pulang dari Bosnia. Tadi juga belum sempat sarapan,” ujarnya.
Kondisi fisik yang menurun akibat jetlag serta kurangnya asupan nutrisi di pagi hari diduga menjadi faktor utama yang membuatnya ambruk di tengah agenda purnabakti yang cukup panjang.
Di balik insiden tersebut, momen purnabakti juga menjadi panggung emosional bagi Anwar Usman. Dalam pidato perpisahannya, ia menyinggung kerasnya realitas menjadi seorang hakim konstitusi.
Menurutnya, setiap putusan yang diambil hampir pasti menimbulkan pihak yang tidak puas.
Baca Juga :
Terungkap! Surat Pengunduran Diri Jadi Senjata Bupati Tulungagung Peras OPD
“Sesungguhnya hakim ketika menjatuhkan sebuah putusan, paling tidak menambah musuh satu. Tidak mungkin melahirkan putusan yang memuaskan semua pihak,” tegasnya.
Ia juga menggambarkan akhir masa tugasnya dengan perumpamaan sederhana namun mendalam.
“Saya meninggalkan Mahkamah, itu ibarat seorang bayi yang baru lahir ke dunia. Ibarat kertas putih yang tidak ada catatan apa pun,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.* (red)