Wawakot Bandung Luncurkan Tiga Program Unggulan LPM Kecamatan Batununggal

Admin - 22 September 2025

TOP JABAR, Kota Bandung – Wakil Wali Kota Bandung, Dr. H. Erwin, S.E., M.Pd menghadiri acara Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat di Kecamatan Batununggal ke-XXII Tahun 2025 dan menyambut Hari Jadi Kota bandung ke -215. Dalam kesempatan ini, Erwin secara resmi meluncurkan tiga program inovatif yang digagas oleh DPC Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kecamatan Batununggal.

Ketiga program tersebut adalah Pancajawaban, Natapakasaban, Dan Manunggal Pituah, yang berfokus pada Penanggulangan sampah, Pengangguran, dan Peningkatan UMKM.

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya terhadap semangat gotong royong dan kolaborasi yang tinggi di Kecamatan Batununggal. Ia menilai, inisiatif dari masyarakat, khususnya LPM, merupakan wujud nyata dari paradigma kolaborasi yang diusung oleh Pemerintah Kota Bandung.

“Saya sangat bangga dan kagum kepada LPM Kecamatan Batununggal. Tadi ada program mulai dari pemberdayaan, sampah, dan lain-lain,” ujar Erwin. Senin, 22 September 2025.

“Terus tingkatkan saja dan kolaborasikan berbagai elemen, sesuai dengan paradigma yang sudah mengedepankan kolaborasi,” jelasnya.

Erwin juga menambahkan bahwa pemerintah Kota Bandung terus berupaya menurunkan angka pengangguran yang saat ini berada di 7,4 persen menjadi target 6,4 persen.

Upaya ini dilakukan melalui berbagai program, seperti UMKM Center, Job Fair, dan pemberdayaan masyarakat agar bisa mandiri.

Sementara, Ketua LPM Kecamatan Batununggal, Drs. Riana, menjelaskan secara rinci tiga program yang diluncurkan sebagai solusi atas permasalahan yang dihadapi masyarakat. Yakni, PANCAJAWABAN – Pendataan & pemasaran pencari kerja/penganggur Batununggal melalui website khusus.

Baca Juga :

Seruan Damai dari Bojongloa Kaler: Warga Jangan Terprovokasi, Jaga Kedamaian Kota Bandung

NATAPAKASABAN – Pemberdayaan UMKM dengan membuka akses pasar lewat warung/outlet UMKM di pelosok Batununggal.

MANUNGGAL PITUAH – Penanganan sampah dengan teknologi incinerator. Program ini digagas salahsatunya untuk mengatasi masalah sampah yang menjadi isu krusial di Kota Bandung.

Berdasarkan data LPM, volume sampah di Kecamatan Batununggal mencapai 71,4 ton per hari. Sebagai solusi, LPM akan mengelola masalah ini dengan bantuan mesin incinerator yang akan ditempatkan di TPS Pemkot, Jalan Sukabumi.

Program ini merupakan hasil kolaborasi antara LPM, PKK, Karang Taruna, dan Forum RW, dengan harapan dapat mewujudkan seluruh RW di Kecamatan Batununggal menjadi kawasan bebas sampah.

Riana mengungkapkan, salah satu kendala dalam mengatasi pengangguran adalah tidak adanya data yang valid tentang para pengangguran.

Oleh karena itu, LPM Batununggal telah membuat website khusus, Pancajawaban.com, untuk mendata para pencari kerja.

Data yang terkumpul akan mempermudah LPM dalam menjalin komunikasi dengan dunia industri dan usaha untuk menyalurkan tenaga kerja sesuai keahlian mereka.

Program ini juga mencakup pelatihan kerja yang terarah dan sesuai dengan kebutuhan pasar.

“LPM telah menjalin kerja sama dengan pengusaha distribusi, seperti GM Distrito, untuk menjamin ketersediaan logistik bagi para pelaku UMKM,” ujar Riana.

“Selain itu, LPM juga menggandeng lembaga pelatihan seperti LPK Karya Jelita dan LPK Tanu Sudrajat untuk memberikan pelatihan keterampilan, termasuk pelatihan kerja ke luar negeri,” sambungnya.

Dengan diluncurkannya ketiga program ini, diharapkan Kecamatan Batununggal dapat menjadi percontohan bagi wilayah lain dalam menyelesaikan permasalahan masyarakat secara kolaboratif dan inovatif.* [kris]

Loading

TERKAIT:

POPULER: