Kang DS Dorong Budaya Kelola Sampah dan Tegaskan SPMB Transparan
Krismanto - 6 April 2026

Breaking News:
Perkuat Solidaritas dan Kualitas Kader, Imah Rancage Dapil Jabar 2 Gelar Retret Kader di Rancabali
Kenang Dedikasi Almarhum Fathan Subchi, MASURA DAN DPC PKB Kab Bandung Gelar Tahlil dan Doa Bersama
Kepergok Curi Ayam Bangkok, Terduga Pelaku Diduga Aniaya Warga hingga Meninggal Dunia
Rajiv Tegaskan Komitmen Terus Bersama Rakyat, Sudah Jangkau 555 Titik di Kabupaten Bandung dan KBB
Job Fair Majalaya Disambut Antusias, Pencari Kerja Tak Perlu Repot Bawa Surat Lamaran
Krismanto - 6 April 2026

TOP JABAR — Bupati Bandung, Dadang Supriatna (Kang DS) menekankan pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan serta pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang adil dan transparan saat memimpin apel pagi bulan April 2026 di Lapangan Upakarti, Senin (5/4/2026).
Dalam amanatnya, Kang DS memberikan perhatian khusus terhadap persoalan sampah di Kabupaten Bandung yang mencapai sekitar 1.800 ton per hari. Ia menegaskan bahwa pengelolaan sampah harus menjadi gerakan bersama, dimulai dari aparatur pemerintah hingga masyarakat.
Kang DS menginstruksikan seluruh ASN untuk melaksanakan kegiatan bersih-bersih secara rutin setiap hari Selasa dan Jumat, sekaligus menjadi teladan dalam membangun budaya pengelolaan sampah.
“Manfaatkan sampah organik menjadi kompos maupun pakan maggot yang bisa digunakan untuk kebutuhan peternakan dan pertanian. Sementara sampah lainnya harus dipilah agar dapat didaur ulang. ASN harus menjadi contoh dalam pengelolaan sampah,” tegasnya.
Selain itu, Kang DS juga menyoroti pentingnya peran Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pendidikan dalam memperkuat edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, agar terbiasa memilah dan mengolah sampah sejak dini.
Di sektor pendidikan, Kang DS menegaskan bahwa pelaksanaan SPMB harus berjalan secara adil, transparan, dan akuntabel. Hal ini penting untuk memastikan setiap anak mendapatkan akses pendidikan yang setara.
Sebagai bentuk komitmen, Pemerintah Kabupaten Bandung telah menyiapkan program Beasiswa Bedas Calakan sebesar Rp1 juta per siswa bagi pelajar berprestasi dari keluarga kurang mampu. Program ini diharapkan dapat menekan angka putus sekolah di Kabupaten Bandung.
“Jangan sampai ada anak-anak kita yang tidak melanjutkan pendidikan karena keterbatasan ekonomi. Pemerintah hadir melalui program beasiswa ini,” ujarnya.
Kang DS juga mengingatkan seluruh ASN, khususnya yang berkaitan dengan sektor pendidikan, untuk menjalankan tugas secara bertanggung jawab dan amanah agar pelaksanaan SPMB tahun ini dapat berjalan lancar.
Sementara itu, dalam kesempatan tersebut Kang DS turut mengingatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi akibat kondisi cuaca yang tidak menentu, serta mengajak seluruh ASN meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat pasca-Ramadhan.
Selain itu, ia menyampaikan bahwa Kabupaten Bandung akan menjadi tuan rumah peringatan Hari Otonomi Daerah (OTDA) Nasional pada 25 April 2026, sehingga seluruh jajaran diminta untuk mempersiapkan diri dan memberikan pelayanan terbaik kepada para tamu undangan.
“Semoga seluruh ikhtiar yang kita lakukan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadikan Kabupaten Bandung semakin Bedas,” pungkasnya.**
![]()