Tak Sekadar Seremonial! Farhan Lantik 169 Pejabat, Tekankan Tanggung Jawab Besar
Roel - 22 April 2026

Breaking News:
Haji 2026 : Pelepasan Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Kertajati
Tak Sekadar Seremonial! Farhan Lantik 169 Pejabat, Tekankan Tanggung Jawab Besar
12 Poin Penting UU PPRT yang Baru Disahkan DPR, Apa Saja Isinya?
Tak Masuk Akal! Harga Kartu Pokémon Ini Capai Miliaran di RI
Kejari Geledah Disnaker Cimahi, Dugaan Suap Program Pelatihan Kerja
Roel - 22 April 2026

TOP JABAR, Kota Bandung – Sebagai bagian dari upaya memperkuat kinerja birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik, Pemerintah Kota Bandung kembali melakukan penyegaran di tubuh organisasi. Langkah ini ditandai dengan pelantikan ratusan pejabat di berbagai lini strategis.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, melantik sebanyak 169 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kota Bandung, Rabu, 22 April 2026, di Plaza Balai Kota Bandung.
Jumlah tersebut terdiri dari 136 pejabat struktural, 15 Kepala Puskesmas, serta 18 pejabat fungsional.
Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya penyegaran organisasi sekaligus penguatan kinerja birokrasi di lingkungan Pemkot Bandung.
Dalam sambutannya, Farhan menegaskan bahwa pelantikan jabatan bukan sekadar formalitas administratif, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Ini adalah kepercayaan negara, pemerintah daerah, dan masyarakat. Oleh karena itu, integritas harus menjadi fondasi utama dalam menjalankan tugas,” ujarnya.
Ia mengingatkan, integritas merupakan cerminan diri aparatur sipil negara. Kuat atau lemahnya integritas akan sangat menentukan tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintah.
Selain itu, Farhan menilai rotasi, mutasi, dan promosi jabatan merupakan hal yang wajar dalam dinamika birokrasi. Langkah tersebut diperlukan untuk meningkatkan kinerja organisasi serta menyesuaikan kebutuhan pelayanan publik yang terus berkembang.
“Jabatan yang diemban harus dijalankan secara profesional, adaptif, dan penuh semangat untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.
Baca Juga :
WFH Bukan Libur, 137 ASN Pemkot Bandung Terpantau Melanggar Radius Kerja Digital
Farhan juga meminta seluruh pejabat yang dilantik untuk bekerja selaras dengan visi pembangunan Kota Bandung, yakni mewujudkan Bandung yang unggul, terbuka, amanah, maju, dan agamis hingga tahun 2029.
Khusus kepada para camat dan lurah, ia menegaskan peran strategis sebagai ujung tombak pemerintahan di wilayah. Ia mendorong adanya sinergi kuat antara kewilayahan dan perangkat daerah.
“Tidak ada pekerjaan yang lebih penting dari yang lain. Semua adalah bagian dari sistem pemerintahan yang terintegrasi. Kuncinya adalah komunikasi dan kolaborasi,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Farhan juga menyoroti pentingnya kehati-hatian aparatur dalam menggunakan media sosial. Menurutnya, informasi yang disampaikan pejabat pemerintah kerap dipercaya publik, sehingga harus dijaga akurasi dan etika penyampaiannya.
“Gunakan media sosial dengan bijak. Jangan sampai informasi yang tidak tepat justru merusak kepercayaan masyarakat,” ujarnya.* (red/diskominfo)