Ribuan Para Pencari Kerja Antusias Padati Job Fair Disnaker Kabupaten Bandung di Soreang
Krismanto - 26 April 2025

Breaking News:
Wakil Ketua DPR RI Puji Transformasi Lahan Desa Sukamenak: Bukti Nyata APBN Membangun dari Desa
Waspada Lonjakan Harga, Cucun Ahmad Syamsurijal Desak Pemkab Bandung Proaktif Kendalikan Inflasi
Grand Final Duta Pajak 2026 Kabupaten Bandung, Dorong Milenial Jadi Agen Edukasi Pajak Daerah
Kasus Emeralda Resort Memanas! Pengembang Akui Tuntutan Baru dari Konsumen
Janji Tinggal Janji, Ratusan Pembeli Perumahan Emeralda Resort Merasa Tertipu
Krismanto - 26 April 2025

TOP JABAR – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Bandung ke-384, Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Bandung sukses menggelar Job Fair hari ke-3 pada tahun 2025.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini diikuti oleh 30 perusahaan dari berbagai sektor, dengan total partisipasi pengunjung mencapai hampir seribu orang.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bandung, Rukmana, menjelaskan bahwa Job Fair kali ini diselenggarakan dengan konsep hybrid.
“Kami mengadopsi sistem barcode untuk memudahkan para pencari kerja. Cukup dengan memindai barcode yang tersedia, peserta bisa langsung memilih perusahaan yang dituju tanpa harus mengantre panjang,” ungkapnya. Sabtu, 26 April 2025.
Meskipun demikian, membludaknya pengunjung tetap menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan teknis di lapangan.
Berbagai bidang pekerjaan ditawarkan dalam Job Fair ini, mulai dari tingkat SMP, SMA, hingga sarjana, termasuk di antaranya bidang teknik energi terbarukan, teknik geodesi, tekstil, garmen, geothermal, hingga program pelatihan kerja luar negeri ke Jepang dan Korea.
“Baik pencari kerja berpengalaman maupun fresh graduate memiliki kesempatan yang sama. Bahkan beberapa perusahaan juga langsung melakukan wawancara di lokasi,” tambah Rukmana.
Job Fair ini juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bandung untuk menurunkan angka pengangguran.
“Tahun ini kami menargetkan penempatan kerja bagi 8.000 orang. Hingga saat ini sudah sekitar 1.500 orang berhasil ditempatkan,” jelas Rukmana.
Secara keseluruhan, Disnaker Kabupaten Bandung menargetkan 10.000 orang terserap dalam dunia kerja pada tahun 2025.
Saat ini, angka pengangguran di Kabupaten Bandung tercatat sebesar 6,36 persen. Dengan terserapnya 10.000 tenaga kerja baru, diharapkan angka tersebut dapat turun menjadi sekitar 5,98 persen.
Rukmana juga menyampaikan harapannya di Hari Jadi Kabupaten Bandung ke-384 ini.
“Pemerintah hadir untuk mendukung masyarakat, khususnya dalam memperluas kesempatan kerja,” ujarnya.
“Kami berkomitmen untuk terus menurunkan angka pengangguran dan menciptakan Kabupaten Bandung yang lebih sejahtera,” jelasnya.
Antusiasme tinggi ditunjukkan para pencari kerja yang menghadiri Job Fair ke-3 yang digelar Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Bandung. Salah satunya disampaikan oleh Dava dan Fajwa, dua peserta asal Soreang yang masih berusia 18 tahun.
Dava mengungkapkan, ini adalah pengalaman pertamanya mengikuti Job Fair. Ia merasa kegiatan ini sangat bermanfaat, khususnya bagi para fresh graduate di wilayah Soreang dan sekitarnya.
“Job Fair ini sangat menyenangkan, apalagi untuk kami yang baru lulus dan sedang mencari peluang kerja,” ujarnya.
Senada dengan Dava, Fajwa juga menyampaikan harapannya agar Job Fair ini bisa menjadi jembatan untuk mempercepat penyerapan tenaga kerja lokal.
“Semoga ada perusahaan yang benar-benar merekrut warga sekitar Kabupaten Bandung, supaya angka pengangguran bisa turun, dan fresh graduate bisa mendapatkan pengalaman kerja,” tutur Fajwa.
Keduanya juga memberikan masukan untuk penyelenggaraan Job Fair di masa mendatang, di antaranya agar jumlah perusahaan yang berpartisipasi bisa ditambah serta proses registrasi dibuat lebih sederhana dan cepat.
Job Fair Disnaker Kabupaten Bandung ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan peluang kerja bagi masyarakat, khususnya generasi muda yang baru memasuki dunia kerja.**
![]()