Bukan Cuma Angin, Tumpukan Iklan Lama Diduga Picu Baliho di Buahbatu Ambruk

Dedi Junaedi - 29 September 2026

TOP JABAR, KOTA BANDUNG – Polisi mengungkap dugaan penyebab ambruknya baliho raksasa berukuran 5 x 10 meter di Jalan Buahbatu, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (28/9/2026) siang.

Selain hujan deras dan angin kencang, kondisi konstruksi serta penumpukan materi iklan lama diduga menjadi faktor yang menyebabkan tiang utama baliho patah.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.10 WIB saat hujan deras disertai angin kencang melanda kawasan Buahbatu. Struktur besi baliho kemudian roboh dan menimpa tiga kios serta melukai empat warga.

Kapolsek Lengkong AKP Aldy Lazzuardy mengatakan, hasil pemeriksaan awal tim teknis di lokasi menunjukkan tiang baliho patah setelah menahan beban berlebih yang diduga terakumulasi selama bertahun-tahun.

“Kondisi baliho diduga menjadi lebih berat karena masih terdapat lebih dari 10 lapis baliho lama yang tidak dilepas dan hanya ditimpa dengan pemasangan materi baru,” kata Aldy, Senin (28/9/2026) dikutip dari laman Tribun News

Beban Baliho Diperkirakan Capai Ratusan Kilogram

Menurut Aldy, materi iklan yang menumpuk membuat beban struktur semakin berat. Satu lembar bahan baliho berukuran besar diperkirakan memiliki bobot sekitar 25 kilogram.

Dengan lebih dari 10 lapis materi lama yang masih menempel, beban tambahan pada konstruksi diperkirakan mencapai sedikitnya 250 kilogram, belum termasuk berat material yang menyerap air hujan.

Baca Juga :

Cegah Keracunan MBG, Farhan: SPPG Bermasalah, Sikat!

“Tadi itu ada 10 lebih balihonya yang masih menempel, jadi sangat berat. Baliho lama tidak dibuka, hanya dilapis lagi dengan yang baru. Begitu dihantam angin kencang dan hujan, tiangnya tidak kuat lalu patah,” ujarnya.

Polisi menduga kondisi tersebut membuat struktur semakin rentan ketika diterpa angin kencang. Tumpukan material reklame yang menyerap air juga berpotensi menambah beban pada konstruksi.

Saat roboh, baliho menerjang sejumlah objek di bawahnya, termasuk Warung Madura, bengkel, ruko kosong, serta kendaraan yang terparkir di sekitar lokasi.

Polisi Ingatkan Pengelola Reklame

Polisi mengingatkan pengelola reklame di Kota Bandung agar rutin melakukan pemeriksaan dan perawatan konstruksi, termasuk mencopot materi iklan lama sebelum memasang materi baru.

Perawatan berkala dinilai penting untuk memastikan struktur reklame tetap mampu menahan beban dan menghadapi kondisi cuaca ekstrem.

Kepolisian menegaskan, kelalaian dalam pemeliharaan konstruksi reklame di ruang publik dapat membahayakan keselamatan warga dan pengguna jalan.* (red)

TERKAIT:

POPULER: